Tuesday, January 1, 2013

Tugas IV


    1. Menulis Kutipan

Masa remaja adalah peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek / fungsi untuk memasuki masa dewasa. Sedangkan menurut Zakiah Darajat (1990: 23) remaja adalah masa peralihan di antara masa kanak-kanak dan dewasa. Hal senada diungkapkan oleh Santrock (2003: 26) bahwa adolescene diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosial-emosional.

Menurut banyak orang, masa remaja adalah masa yang sangat berkesan, karena saat masa remaja seseorang masih bersemangat untuk meraih mimpi-mimpinya. Sedangkan menurut Sugiyarto ( 2010 : 2 ) keinginan, mimpi, dan cita-cita itu pula barangkali yang mengantarkan kita “ada” hingga sekarang. Keinginan, mimpi, dan cita-cita itu pula yang akan menentukan seperti apa “keadaan” kita pada hari ini dan masa mendatang.

Hal ini lah yang saya rasakan pada saat ini. Pada saat masa-masa sekolah SMK saya mengambil jurusan Administrasi Perkantoran (Sekretaris) di jurusan tersebut saya merasa nyaman dengan apa yang saya lakukan dan saya pelajari, semuanya dilakukan dengan senang hati karena saya merasa suka dengan apa yang sudah saya pilih dan saya jalani. Segala hal yang kamu sukai dan tak kamu sukai pada saat itu membantumu menentukan siapa dirimu dan akan jadi apa dirimu nanti. (Kirberger, 2004 : 18) 

Sampai akhirnya saya lulus dan ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu masuk sebuah Universitas, banyak hal yang saya pikirkan akhirnya saya memilih kampus saya yang sekarang ini di Universitas Gunadarma saya memilih jurusan Akuntansi. Akuntansi? Di benak saya pelajaran tersebut adalah pelajaran yang sulit, saya masuk jurusan tersebut karena dorongan dari kakak saya untuk masuk jurusan Akuntansi. Menurut Sugiyarto (2010 : 2) “proses” inilah yang menentukan apakah mimpi dan cita-cita yang dibangun tadi bisa memperoleh kesuksesan secara nyata.

Minat saya bukan untuk belajar mengenai akuntansi tetapi karena suatu tuntutan akhirnya saya memilih jurusan tersebut, saya lebih tertarik melanjutkan jurusan saya yang sebelumnya saat saya masih smk, tetapi karena jurusan Administrasi Perkantoran (Sekretaris) rata-rata hanya sampai jenjang D3 akhirnya saya lebih memilih jurusan akuntansi S1 agar tidak membuang-buang waktu yang lebih panjang. Namun sebaliknya, tidak semua yang dibangun dengan mimpi bisa sukses menjadi kenyataan. (Sugiyarto, 2010 : 2). Tetapi jangan berkecil hati, karena menurut Kirberger (2004 : x) apa pun situasi yang kamu hadapi, jika kamu bisa membuatnya jadi masuk akal, kamu akan bisa membereskannya.


 2.    Menulis Catatan Kaki

Masa remaja adalah peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa yang mengalami perkembangan di dalam semua aspek untuk memasuki masa dewasa. Definisi lain remaja adalah masa peralihan di antara masa kanak-kanak dan dewasa [1] . Masa remaja masa peralihan perkembangan dan perubahan dari segala aspek di dalam kehidupan [2]

Menurut banyak orang, masa remaja adalah masa yang sangat berkesan, karena saat masa remaja seseorang masih bersemangat untuk meraih mimpi-mimpinya. Segala keinginan, mimpi, dan cita-cita itu pula barangkali yang mengantarkan kita “ada” hingga sekarang. Keinginan, mimpi, dan cita-cita itu pula yang akan menentukan seperti apa “keadaan” kita pada hari ini dan masa mendatang[3]

Hal ini lah yang saya rasakan pada saat ini. Pada saat masa-masa sekolah SMK saya mengambil jurusan Administrasi Perkantoran (Sekretaris) di jurusan tersebut saya merasa nyaman dengan apa yang saya lakukan dan saya pelajari, semuanya dilakukan dengan senang hati karena saya merasa suka dengan apa yang sudah saya pilih dan saya jalani. . Segala hal yang kamu sukai dan tak kamu sukai pada saat itu membantumu menentukan siapa dirimu dan akan jadi apa dirimu nanti [4]

Sampai akhirnya saya lulus dan ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu masuk sebuah Universitas, banyak hal yang saya pikirkan akhirnya saya memilih kampus saya yang sekarang ini di Universitas Gunadarma, saya memilih jurusan Akuntansi. Akuntansi? Di benak saya pelajaran tersebut adalah pelajaran yang sulit, saya masuk jurusan tersebut karena dorongan dari kakak saya untuk masuk jurusan Akuntansi. Semua proses inilah yang menentukan apakah mimpi dan cita-cita yang dibangun tadi bisa memperoleh kesuksesan secara nyata [5]

Minat saya bukan untuk belajar mengenai akuntansi tetapi karena suatu tuntutan akhirnya saya memilih jurusan tersebut, saya lebih tertarik melanjutkan jurusan saya yang sebelumnya saat saya masih smk, tetapi karena jurusan Administrasi Perkantoran (Sekretaris) rata-rata hanya sampai jenjang D3 akhirnya saya lebih memilih jurusan akuntansi S1 agar tidak membuang-buang waktu yang lebih panjang Namun dengan hal ini, tidak semua yang dibangun dengan mimpi bisa sukses menjadi kenyataan [6]. Tetapi jangan berkecil hati, apa pun situasi yang kamu hadapi, jika kamu bisa membuatnya jadi masuk akal, kamu akan bisa menyelesaikannya [7]




[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Remaja
[3] Sugiyarto, op.cit, hlm. 2.
[4] Kimberly Kirberger, op.cit, hlm. 18
[5] Sugiyarto, op.cit, hlm. 2
[6] Ibid

No comments:

Post a Comment